Categories
Artikel Produk Obat Herbal Diabetes

11 Manfaat Kayu Manis untuk Kesehatan Tubuh Manusia

 

Tokokun.com – Selain manfaatnya untuk bumbu masakan dalam berbagai menu makanan dan minuman, kayu manis ternyata juga memiliki manfaat kesehatan yang belum banyak diketehui. Kayu manis adalah jenis rempah-rempah yang beraroma, manis dan pedas.

Kayu manis mengandung eugenol, minyak atsiri, tanin, sinamaldehida, kalsium, oksalat, safrol, penyamak, dan resin. Untuk kesehatan, Anda bisa merebus kayu manis dan minum air rebusannya yang sudah matang dengan menambahkan sedikit madu murni.

Berikut ini ada 11 manfaat kayu manis bagi kesehatan, seperti:

  1. Mencegah diabetes

Kayu manis dipercaya dapat mengontrol kadar glukosa darah. Dengan mengendalikan glukosa darah sehingga dapat mengontrol kadar gula darah.

  1. Mengurangi Nyeri Haid

Kandungan serat dan protein dalam kayu manis sangat dianjurkan bagi wanita untuk dikonsumsi saat menstruasi. Dengan ramuan ini membantu mengurangi rasa sakit yang terjadi karena kontraksi otot di rahim.

  1. Untuk Kesuburan

Kayu manis juga bermanfaat untuk mengatasi kesuburan. Bagi pasangan suami istri yang sampai saat ini belum memiliki keturunan disarankan untuk mengonsumsi kayu manis setiap hari.

  1. Menyeimbangkan hormon

Senyawa-senyawa baik dan aktif yang terkandung dalam kayu manis dapat mengontrol dan menyeimbangkan hormon-hormon dalam tubuh. Dengan mengonsumsinya secara teratur dapat mengurangi gangguan kesehatan yang berdampak pada penurunan produksi hormon progesteron pada wanita dan hormon testosteron pada pria.

  1. Mencegah Gumpalan Darah

Jika terjadi peradangan dan pembengkakan, Anda bisa minum kayu manis. Ini berguna untuk mencegah pembekuan darah.

  1. Mengurangi sakit dan Nyeri Rematik

Manfaat lain dari kayu manis adalah dapat mengurangi rasa sakit rematik. Sitikon yang menyebabkan radang sendi dapat dikurangi dengan kayu manis.

  1. Mencegah Penyakit Jantung

Antiinflamasi yang terkandung dalam kayu manis bermanfaat untuk mencegah penyakit jantung. Kandungan ini dapat membantu melindungi jantung dari bakteri atau gangguan infeksi lainnya.

  1. Obat untuk anti-bakteri

Bakteri yang ada di mana-mana bisa masuk ke tubuh kita. Jika bakteri memasuki tubuh, tubuh mungkin tidak dapat menahannya. Jadi dengan mengonsumsi kayu manis dapat menjaga sistem kekebalan tubuh yang mampu menangkal masuknya bakteri jahat.

  1. Menghangatkan tubuh

Kayu manis dipercaya bisa menghangatkan tubuh. Di luar negeri, ketika musim dingin tiba mereka biasanya mengonsumsi kayu manis untuk menghangatkan tubuh.

  1. Mengatasi Alzheimer

Manfaat kayu manis selanjutnya adalah mengatasi Alzheimer. Senyawa penangkal radikal bebas antioksidan yang terkandung dalam kayu manis dapat secara andal menghambat penumpukan protein di otak yang merupakan salah satu penyebab utama Alzheimer.

  1. Kecantikan Kulit

Sumber nutrisi dan serat yang terkandung dalam kayu manis dapat menghilangkan racun dalam tubuh. Racun yang menumpuk di dalam tubuh akan membuat kulit kusam. Sehingga apabila mengonsumsi kayu manis dengan teratur akan dapat membuat kulit lebih bercahaya.

Namun selain manfaat kayu manis yang baik untuk kesehatan, ada juga beberapa efek samping yang akan dirasakan. Beberapa orang yang makan kayu manis akan merasakan efek wajah memerah dan panas, peningkatan denyut jantung, dan sesak napas. Anda harus berhenti menggunakannya jika Anda merasakan efeknya. Itulah 11 manfaat kayu manis untuk membantu memelihara kesehatan. ***

Categories
Artikel

Pentingnya Kesehatan Sistem Pencernaan Bagi Sistem Kekebalan Tubuh

Tokokun.com – Apakah Anda tahu? Kesehatan saluran pencernaan erat kaitannya dengan sistem kekebalan tubuh, lho. Jika sistem pencernaan tetap sehat, sistem kekebalan tubuh akan menjadi lebih kuat, begitu juga sebaliknya.

Menjaga kesehatan saluran pencernaan merupakan hal yang penting untuk dilakukan. Pasalnya, pencernaan yang sehat dapat menjauhkan Anda dari berbagai penyakit, mulai dari GERD, sakit maag, hepatitis, batu empedu, sindrom iritasi usus besar, penyakit celiac, wasir, hingga kanker.

Selain mencegah penyakit pencernaan, sistem pencernaan yang sehat juga diketahui dapat meningkatkan daya tahan tubuh dan mencegah berbagai masalah kesehatan lainnya.

Kaitan antara kesehatan pencernaan dan sistem kekebalan tubuh

Saluran pencernaan yang sehat adalah cerminan dari sistem kekebalan tubuh yang baik. Mengapa demikian? Karena hampir 70% komponen sistem imun terdapat di jaringan usus.

Selain itu, di dalam usus, hidup bakteri baik atau probiotik yang berfungsi melindungi dan menjaga kesehatan sistem pencernaan. Bakteri ini juga diketahui mengaktifkan sistem kekebalan tubuh melalui beberapa mekanisme.

Selain itu, jika saluran pencernaan sehat maka penyerapan nutrisi akan maksimal, sehingga bahan-bahan yang dibutuhkan untuk mendukung kerja sistem imun juga terpenuhi dan sistem imun menjadi lebih kuat.

Nah, jika saluran cerna bermasalah dan jumlah bakteri baik berkurang, maka penyerapan nutrisi akan terganggu. Demikian juga kerja berbagai komponen sistem imun di usus. Hal ini tentu saja dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh dan membuat tubuh lebih rentan terhadap penyakit.

Cara menjaga kesehatan pencernaan untuk meningkatkan daya tahan tubuh

Karena memiliki peran yang begitu penting dalam menjaga sistem kekebalan tubuh, kesehatan pencernaan tidak boleh diabaikan, ya. Salah satu cara yang dapat ditempuh untuk memiliki sistem pencernaan yang sehat adalah dengan menjaga keseimbangan bakteri baik di dalam usus.

Agar jumlahnya tetap terjaga, bakteri baik di usus perlu diberikan asupan makanan yang disebut prebiotik. Prebiotik dapat diperoleh dari buah dan sayuran yang tinggi serat, seperti apel, pisang, atau asparagus. Selain itu, prebiotik juga bisa didapatkan dari bawang putih, bawang merah, oat, biji rami, biji kakao, dan rumput laut.

Selain mengonsumsi makanan yang mengandung prebiotik, Anda juga bisa minum minuman probiotik untuk menjaga keseimbangan bakteri baik di usus. Saat ini sudah banyak minuman kemasan berbahan dasar susu fermentasi dengan kandungan probiotik.

Salah satunya adalah minuman probiotik yang mengandung bakteri baik Lactobacillus casei Shirota strain (LcS) yang hidup di dalamnya. Penelitian telah menunjukkan bahwa LcS dapat mendukung kerja sistem kekebalan tubuh dengan meningkatkan aktivitas sel pembunuh alami (NK). Sel-sel tersebut merupakan sel imun yang berperan dalam melawan virus dan sel tumor.

Pada penelitian ini ditemukan aktivitas sel NK yang meningkat sejak 1 minggu setelah mengonsumsi minuman probiotik yang mengandung LcS. Menariknya, peningkatan aktivitas sel NK tetap terjadi meski konsumsi dihentikan selama 3 minggu.

Pilih minuman probiotik yang mengandung bakteri baik dalam jumlah tinggi agar efektif menjaga kesehatan saluran pencernaan, bahkan mencegah berbagai masalah pencernaan, seperti diare. Dan, konsumsilah minuman probiotik setiap hari untuk mendapatkan manfaat yang optimal.

Jika Anda memiliki alergi susu, jangan khawatir. Minuman probiotik yang mengandung strain L. casei Shirota ini telah mengalami proses pemanasan dan fermentasi sehingga lebih mudah dicerna oleh tubuh dan terbukti aman dikonsumsi oleh penderita alergi susu.

Alergi susu pada dasarnya adalah reaksi berlebihan dari sistem kekebalan tubuh terhadap protein susu. Nah, selain meningkatkan aktivitas sel NK, bakteri baik di usus juga bisa menghasilkan senyawa yang bisa menekan reaksi sistem imun yang berlebihan ini. Padahal, senyawa yang dihasilkan bakteri baik ini juga berlaku untuk pemicu alergi lainnya, tidak hanya susu.

Untuk mendapatkan saluran pencernaan yang sehat dan daya tahan tubuh yang kuat, yuk coba terapkan tips di atas. Jangan lupa untuk selalu makan makanan sehat lainnya, perbanyak minum air putih, olahraga teratur, tidur cukup, kelola stres dengan baik, hindari junk food, dan berhenti merokok atau minum minuman beralkohol.

Jika Anda memiliki masalah dengan sistem pencernaan Anda, seperti diare, sembelit, atau sakit perut, Anda harus memeriksakan diri ke dokter. Dokter akan memberikan pengobatan dan rekomendasi yang tepat untuk menjaga kesehatan sistem pencernaan, sesuai dengan kondisi kesehatan Anda. ***

Penulis: alodokter/dr. Meva Nareza
Editor: Kun